Kamis, 19 April 2012

Cornflakes Cookies


Sejak disapih nafsu makan Kay meningkat. Artinya stok camilan harus selalu siap sedia. Ini yang memacu Bun untuk kreasi di dapur membuat camilan-camilan kecil untuk Kay. Kebahagiaan tersendiri kalo Kay udah komentar "hmmmm enakk" hahahaha, lucu, entah sapa yang ngajarin. Kay pernah makan cornflakes cookies dan doyan banget. Bahan dan prosesnya membuat cookies ini juga ga njlimet. Wajib dicoba pokoknya. Saya cocok dengan resep berikut ini, saya hanya pakai setengah bahan dari resep saja.

Ingredients:
400 gram butter (nina : pakai margarin)
200 gram gula pasir (nina: dikurangi lagi - setengah bahan 100 gr menjadi 75gr)
400 gram terigu
250 gram cornflakes
2 kuning telur
1 sdt vanili cair


Directions:
Kocok butter kalengan, gula, telur, dan vanili sampai putih.
Lalu masukkan sedikit demi sedikit tepung terigu hingga rata.
Kurangi kecepatan mixer ke bagian yang terendah, lalu masukan cornflakes.
Jangan terlalu lama, karena cornflakes akan hancur. (saya buat hancur, karena untuk Kay agar lebih mudah dikunyahnya)
Bentuk adonan dengan tangan sesuai selera.
Adonan pun siap di panggang.



Asisten Bun di dapur
hmm yummy, good job Bun!

Minggu, 15 April 2012

Pandan Chiffon Cake

Daddy ulang tahuuuuuun..Tak ada ritual perayaan khusus di keluarga kami ketika ulang tahun. Tapi ulang tahun Daddy kali ini, Bun udah menjanjikan membuatkan birthday cake. Daddy bukan penyuka cake, yang jadi favorit cuma satu pandan chiffon.

Chiffon cake mempunyai tekstur yang ringan, lembut dan halus seperti spon. Chiffon cake pengocokan kuning dan telurnya terpisah.Titik keberhasilan pembuatannya pada pengocokan putih telur sampai kaku. Tanda adonan sudah mulai kaku ketika adonan diangkat menggunakan spatula adonan tidak jatuh.


Bahan:
Kuning telur         7 butir
Gula pasir            125 gr
Garam                 1 gr
minyak                100ml
Santan                 150ml
Pasta Pandan       secukupnya
Tepung terigu        245 gr (nina: pakai tepung kunci biru)
Baking powder     2 gr
Putih telur             7 butir
Gula pasir            175gr
Cream of tartar   2 gr



Cara:
kocok kuning telur dan gula pasir hingga tercampur rata. Kemudian masukkan garam dan aduk rata.

Masukkan minyak, aduk rata lalu tambahkan santan dan pasta pandan, aduk rata.

campurkan tepung terigu dan baking powder lalu diayak. setelah itu masukkan ke dalam adonan,aduk rata. Sisihkan.

Kocok putih telur bersama gula pasir dan cream of tartar hingga mengembang dan kaku. kemudian masukkan adonan putih telur setahap demi setahap ke adonan terigu, aduk rata

tuang ke loyang dan panggang selama kurang lebih 1 jam

Setelah matang, biarkan uap panasnya hilang. Setelah uap panas hilang cake akan terlepas dengan sendirinya dari loyang

tips
1. cream of tartar bisa diganti dengan air lemon untuk mempertahankan putih telur agar tidak kempis
2. Pencampuran putih telur dan terigu aduk dengan perlahan
3. Loyang tidak perlu diberi mentega, agar adonan tidak mengempis

Jumat, 13 April 2012

Macaroni Schotel

Kay suka banget sama macaroni schotel. Pas lagi MPASI dan ia mulai bisa makan yang kasar dan menu seperti orang dewasa, saya sering banget bikin. Kayaknya lebih mudah menyajikan menu ini ketika harus mengenalkan daging pas kay seusia itu. Tapi kadang hanya saya kukus aja tanpa dipanggang, jadi ga ribet-ribet banget. Terus macem-macem sayuran juga bisa dimasukin kesana. Dan Bun juga bisa makaaan hihihi

 Saya suka pake resep ini creamy banget rasanya. tinggal di modifikasi sesuai selera aja.

 Ingredients:

250 gr macaroni elbow, rebus 3/4 matang
200 gr cheddar cheese, potong dadu (nina: diparut)
1 kaleng kornet yang 198 gram (nina : ga pake)
100 gram daging sapi giling

Tumis sampai wangi:
1 buah bawang bombay potong kecil-kecil
2 siung bawang putih cincang
Margarin secukupnya untuk menumis

Bumbu:
2 sdt kaldu bubuk rasa sapi (nina: ga pake)
Gula pasir secukupnya
Bubuk Merica dan Pala

Aduk rata:
600 cc susu UHT full cream
5 butir telur kocok lepas (nina : hanya 3 butir saja)

Topping:
1 sdm margarine
2 sdm tepung terigu
250 cc susu cair
garam, merica secukupnya
100 gr keju parut


How-To:

Panaskan kukusan beserta airnya, lapisi tutupnya dengan serbet untuk mencegah air menetes ke dalam kukusan.

Tumis bawang sampai wangi, masukkan daging giling dan kornet. Lalu masukkan bumbu, jangan lupa cicipi sesuaikan dengan selera.

Macaroni yang sudah direbus sampai 3/4 matang (jangan supaya tidak lembek), angkat lalu tiriskan. Masukkan Macaroni ke campuran susu dan telur, aduk rata. Lalu masukkan tumisan daging, aduk rata. Masukkan keju, aduk rata. Tuang ke wadah aluminium foil atau wadah apapun yang tahan panas. Masukkan ke dalam kukusan lalu kukus selama 15 menit (perhatikan waktu kukus, wadah yang lebih besar butuh waktu kukus lebih lama supaya matang).
Sementara mengukus, siapkan topping: Lelehkan margarine, masukkan terigu, aduk cepat sampai rata. Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat agar tidak menggumpal. Tambahkan garam dan merica.
Keluarkan Macaroni schotel dari kukusan, tuangkan topping lalu taburi keju. Panggang sampai atasnya kecoklatan.


Pancakes

Apa yang menjadi favoritmu untuk sarapan? mungkin pancakes masuk dalam daftar. Saya sebenarnya ga terlalu sering bikin pancakes, hanya untuk variasi sarapan Kay aja. Kalau bikin pancakes saya lebih suka yang tipis, toppingnya bisa apa aja yang ada didapur selai strawberry, coklat,caramel semuanya okeee. Biasanya saya pakai setengah dari resep biar jadinya ga terlalu banyak, biasanya yang makan cuma saya sama Kay aja. Daddy lebih suka sarapan yang berat. Kalau pancake aja ga nendang hahaha.


Pancakes

Bahan :
200 gr tepung terigu
50 gr maizena
100 gr gula pasir
3 butir kuning telur
1/2 sdm yeast
1/3 sdt baking powder
200 ml susu cair
50 gr butter cair
1/3 sdt garam
100 gr keju cheddar parut (nina: gak pake)

Bahan Topping :
Sesuai selera

Cara membuat :
1. Campurkan dan kocok/aduk seluruh bahan diatas kecuali garam, keju cheddar dan mentega cair. Diamkan selama 30 menit.
2. Tambahkan mentega cair , keju dan garam, aduk rata.
3. Panaskan cetakan/wajan pancakes dan olesi mentega. Cetak adonan dengan diameter 10–12 cm (tergantung selera). Masak sampai adonan 1/2 matang, kemudian balikkan .
4. Angkat, dan sajikan dengan topping pilihan.

Sumber : Uceu, Wikipedia


Jumat, 06 April 2012

Doughnuts




















 
 
Tiap sore selalu hujan. Paling enak enak nyantai dengan camilan dan teh hangat. Menambah kehangatan keluarga ketika weekend. Donat camilan favorit keluarga. Pembuatannya memang memakan waktu tapi hasilnya ga mengecewakan hihihi...


Sumber : NCC

Bahan A:
850 gr      tepung terigu “Cakra” / tepung terigu Jepang (Komachi)
11 gr          ragi instant
10 gr          garam (Nina:  8gr )
600 ml     air matang (Nina : susu cair)

Bahan B:
200 gr        tepung terigu “cakra” / tepung terigu Jepang
10 gr          garam (nina : 8gr)
60 gr          susu bubuk FC
125 gr        gula pasir
100 gr        telur (sekitar 2 butir)
125 gr        mentega putih / shortening

Cara membuat:

  1. Aduk bahan A sampai rata, istirahatkan selama 90 menit diwadah tertutup, jadikan sebagai bahan biang.
  2. Campur adonan A dengan bahan B, lalu uleni sampai kalis. Lk. 10 menit. Istirahatkan diwadah tertutup selama 15 menit.
  3. Gilas tipis adonan setebal lk. 1 cm, diamkan 10 menit, cetak dengan cetakan bentuk donat, diamkan 10 menit lagi.
  4. Goreng dalam minyak padat dengan api kcil saja hingga berwarna kuning kecoklatan.
  5. Angkat, dinginkan. Beri topping sesuai selera.



Tips :
Pada pencampuran bahan A, penambahan sebaiknya setelah adonan tercampur. Garam mempunyai sifat memnghambat kerja ragi sehingga jika didekatkan fermentasi dapat gagal

Kamis, 29 Maret 2012

Japanese Cheesecake


 Pertama kali nyobain Japanese Cheesecake (JCC) di sebuat toko, udah kepincut duluan. Bertekat bikin JCC yang seenak dan yummy kayak gitu. Cakenya lembut, ga eneg, dan bikin nagih. Cakenya juga ga terlalu ngejuu rasanya jadi buat yang ga terlalu suka keju, cake ini pas banget. Akhirnya nemu resep yang cocok. Ini dia resepnya :


Sumber : NCC
Japanese Style Cheesecake

campur dan ayak:
50 gr tepung terigu
50 gr tepung maizena
bahan:
60 gr mentega tawar
250 gr cream cheese, biarkan pada suhu ruang
120 ml whip cream
3 kuning telur
1 butir telur
2 sdt kulit jeruk lemon parut
5 putih telur
1/8 sdt garam
125 gr gula pasir halus
1 sdt air jeruk lemon

topping: (Nina : pakai gula halus dan coklat bubuk )
2 sdm selai apricot
2 sdm air



caranya: 
1. Siapkan loyang bulat 22 cm, alasi kertas roti, olesi mentega. Pasang oven 150 derajat Celsius.
2. Campur mentega, cream cheese dan whip cream dalam wadah. Didihkan dengan api kecil, aduk hingga lembut, angkat dari api.
ditunggu biar uap panasnya hilang, agak hangat baru dimasukin tepung, setelah itu kuning telur.
3. Masukkan campuran tepung, aduk rata. Masukkan kuning telur dan 1 butir telur, aduk rata. Masukkan kulit jeruk lemon, aduk rata, sisihkan.
4. Kocok putih telur hingga berbusa, masukkan gula dan air jeruk lemon sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai terbentuk kerucut-kerucut tumpul (soft peak).
5. Tuang 1/3 adonan putih telur ke adonan cream cheese, aduk rata. Tuang campuran ini ke sisa adonan putih telur, aduk rata. Tuang adonan ke loyang, panggang dengan cara au bain marie, kurang lebih 75 menit sampai permukaan matang, kuning keemasan. Keluarkan dari oven.
6. Setelah benar-benar dingin, lepaskan cake dari loyang. Panaskan selai apricot dan air, oleskan ke permukaan cheesecake.



Saya hanya pakai setengah dari bahan resep karena cheese cream didapur cuma sedikit. Hasilnya ya cuma sekali makan aja besoknya udah ludes hehehe.







Jumat, 23 Maret 2012

Manggis (Garcinia Mangostana L.)



"buah apa ini Bun?"

 Hayoo pada tau kan buah ini. Pada pernah makan dong?
Saya termasuk penggemar buah ini. Manggis. Rasanya manis,asem segerrrr..
eh ternyata kay juga doyan loo.



 Pada bagian bawah buah ada seperti bentuk bunga. "Katanya" jumlah buah yang ada didalemnya sama dengan jumlah bunganya ini. Hm ternyata ga juga..pernhah dapet jumlah buah ternyata yang lebih banyak

"Bun, ambilnya sudah niiiihhh"

Yummm